Bagi sebagian orang, kesempatan untuk berkuliah di luar negeri merupakan impian besar. Hal tersebut tentunya dijadikan acuan dan motivasi dalam berjuang agar lebih semangat. Tapi sayangnya, tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan tersebut secara cuma-cuma.

Hal tersebut bisa dikarenakan oleh beberapa faktor, seperti minimnya informasi terkait kampus tujuan, kondisi finansial, tuntutan eksternal (seperti pekerjaan maupun izin), dan sebagainya. Namun tak perlu khawatir, bahwasanya semua orang tetap memiliki hak untuk mengejar mimpinya. Selain niat dan tekad kuat, tentunya tetap harus menemukan akses pendukung.

Lantas, apa saja sih akses pendukung untuk pendidikan di luar negeri? Ambil contoh, ketika seseorang yang memiliki rencana studi/keinginan untuk menempuh pendidikan di Australia; apa yang harus mereka lakukan? Hal pertama yang paling umum dan cukup dikenal oleh masyarakat luas adalah beasiswa. Penawaran beasiswa ini merupakan akses pendukung untuk masuk ke kampus impian yang paling banyak diminati.

Tapi kembali lagi, beasiswa pun tetap memiliki syarat dan ketentuan sendiri, yang biasanya mengacu pada skill siswa/mahasiswa; baik dalam aspek akademis maupun non-akademis. Mengapa demikian? Seperti yang kita singgung sebelumnya, bahawasanya beasiswa memiliki banyak peminat. Oleh sebab itu lembaga/institusi penyelenggara tertentu harus melakukan seleksi ketat, untuk mengidentifikasi potensi dari setiap pendaftar & jaminan konsistensi belajar dalam jangka panjang.

Tanpa jalur beasiswa, masyarakat yang ingin berkuliah di luar negeri juga bisa, kok, mendaftar secara langsung. Lalu, apa bedanya dengan jalur beasiswa? Pada artikel kali ini, kita akan bersama-sama mengambil satu contoh, yaitu biaya pendidikan di Australia. Penulis ingin mengangkat topik biaya pendidikan di Australia dengan 2 jalur masuk yang berbeda, karena ada beberapa perbedaan yang cukup signifikan dan kerap kali banyak dipertanyakan orang-orang.

Beasiswa Vs. Jalur Mandiri Untuk Pendidikan di Australia

Rencana studi ke luar negeri bisa terbilang cukup lebih kompleks dibandingkan kuliah di dalam negeri. Banyak dokumen administratif yang perlu anda persiapkan dari jauh-jauh hari seperti ijazah, akta kelahiran, kartu identitas, yang biasanya harus diterjemahkan ke bahasa Inggris. Selain itu, anda juga perlu untuk menyertakan sertifikat kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL dan/atau IELTS) serta sertifikat kompetensi berbahasa nasional sesuai destinasi negara.

Kembali lagi ke topik pertama; kita akan membahas pendidikan di Australia yang notabene sudah menggunakan bahasa Inggris. Hal tersebut tentunya memudahkan mahasiswa/siswa internasional. Lalu, apa sih peran beasiswa bagi mahasiswa? Dan bagaimana sistemnya jika seseorang mengambil jalur mandiri untuk pendaftaran?

Yang pertama, yang paling mudah dikenali adalah ada dan tidak adanya pihak ketiga yang menjadi jembatan untuk keberangkatan calon mahasiswa. Untuk mereka yang mendaftar dengan jalur beasiswa, persiapan mereka akan dibimbing oleh konsultan-konsultan pendidikan. Selain itu mahasiswa berada di bawah pengawasan dan jaminan sebuah lembaga/agency penyelenggara beasiswa.

Segala pengurusan dokumen seperti passport, visa, izin tinggal akan di-handle oleh lembaga penyelenggara. Serta biaya pendidikan di Australia juga akan dibantu sepenuhnya atau sebagian, tergantung dari jenis beasiswanya. Tentu tawaran ini terdengar sangat menggiurkan, bukan?

Berbeda dengan jalur mandiri, yang harus dilakukan secara independen tanpa adanya campur tangan penuh dari suatu lembaga. Dengan pendaftaran jalur ini, anda perlu mempersiapkan segala dokumen administratif sendiri dan tentunya mempersiapkan seluruh biaya pendidikan di Australia sendiri.

Estimasi Waktu Pendaftaran Beasiswa Vs. Jalur Mandiri 

Untuk proses, tentunya semua membutuhkan waktu sekitar sebulan atau lebih. Penulis tidak bisa memberikan perkiraan waktu yang akurat, sebab semua lembaga institusi memiliki kebijakannya masing-masing. Inilah alasan mengapa follow up sangat krusial; selain untuk melihat hasil, anda juga bisa mengetahui sampai mana proses pendaftaran anda.

Satu tips yang bisa penulis berikan adalah, anda perlu mempersiapkan segala sesuatunya minimal satu tahun sebelum keberangkatan. Dari sana, anda tidak hanya fokus mengurus berbagai macam berkas, melainkan juga mengoptimalkan hasil belajar serta menentukan pilihan-pilihan alternatif kampus tujuan. Sekian informasi yang bisa penulis berikan mengenai biaya pendidikan di Australia dan sistem pendaftaran dengan 2 jalur, yang bisa anda jadikan pertimbangan.

× How can I help you?